Edukasi

Siapakah trader yang paling hebat sepanjang masa?


Dunia Finansial terbentuk oleh beberapa individu hebat. Mereka adalah orang-orang yang dapat mengatur langkahnya dalam mengembangkan strateginya sendiri, dan mampu mencari tahu hal apa yang dapat ia kuasai untuk menghasilkan dan mengatur keuangannya. Orang – orang hebat ini pastinya telah melalui berbagai rintangan, demi mencapai tahap dimana ia berada sekarang. Pastinya, hal pertama yang mereka lakukan adalah mengembangkan strategi yang unik untuk mempelajari pasar yang ada. Seperti orang yang baru memulai pada umumnya, akan banyak kesalahan dan rintangan yang kita alami dalam mencapai tujuan tersebut. Tidak ada orang yang baru belajar dalam dunia trading dan langsung dapat menguasainya. Disini, kita akan membahas dan melihat bahwa satu kesamaan yang dimiliki oleh semua trader di dunia adalah mereka pasti pernah mengalami kegagalan. 

Dari kegagalan itulah, trader akan belajar dan akhirnya dapat menguasai hal tersebut, bahkan dapat memberikan keuntungan untuk individu yang lain. Dengan terus mencatat hasil yang baik dan memperbaiki hasil yang mereka peroleh dari waktu ke waktu, ini akan mempengaruhi reputasi dari trader tersebut. Pada akhirnya, trader ini akan mendapatkan client yang mau menawarkan uang mereka menjadi modal untuk diatur dan dimainkan oleh trader tersebut, selayaknya mereka berinvestasi dengan uang mereka sendiri. Keuntungannya, trader tersebut dapat mengatur keuangan orang lain, dan bermain trading tanpa modal karena ia memakai uang para Clientnya. Jika trader ini mendapatkan keuntungan dari uang yang ditradingkan, trader ini juga akan mendapatkan keuntungan dan bagian, dari keuntungan trading yang telah ia dapat. Hal ini dikenal dengan keuntungan 2 dan 20, yang artinya, jika kita memberikan uang kita untuk diatur atau dimainkan oleh orang lain, kita harus membayar 2% kepada trader yang telah mengatur uang kita tersebut. Jika trader tersebut berhasil menghasilkan keuntungan dari modal yang telah kita berikan di awal, trader itu berhak mendapatkan 20% di tahun tersebut, karena mereka telah berhasil melipatgandakan modal yang telah kita beri. Jadi, para pemberi modal pada akhirnya akan mendapatkan keuntungan yang paling besar hanya dengan memberikan uang mereka untuk diatur, tanpa harus bersusah payah melakukan trading sendiri.

Sampai saat ini, salah satu trader terbaik dan yang sangat sukses di dunia khususnya dalam mengatur keuangan para pemberi modal adalah Ray Dalio. Ray Dalio adalah investor Amerika yang menjadi pendiri salah satu pengelola investasi global terbesar didunia bernama Bridgewater Associates. Ray memulai karirnya dan berinvestasi sejak ia masih remaja berusia 12 tahun. Pada saat itu, ia membeli saham di Northeast Airlines senilai $300 dan dia sebenarnya tidak mengerti apa yang akan dia lakukan dengan saham itu. Pada saat itu, dia hanya merasa bahwa mungkin mempunyai saham di satu perusahaan adalah hal yang baik. Dengan niat yang awalnya tidak jelas, ternyata membawa keberuntungan besar pada Ray. Pada saat dia membeli saham tersebut, ia tidak mengetahui bahwa Northeast Airlines sedang mengalami kesulitan dan ada perusahaan lain yang membeli perusahaan itu dan ini membuat harga saham mereka melonjak naik. Ketika hal ini terjadi, nilai dari saham yang dimiliki oleh Ray telah naik hingga 3 kali lipat dalam satu malam dan pada saat itu lah dia mulai menyadari potensi dalam berinvestasi. 

Setelah ia lulus, Ray memulai karirnya dengan bekerja di NYSE dan mulai melakukan Trading Komoditas. Karirnya terus meningkat dan pada akhirnya membawa ia menjadi Direktur Utama untuk bagian Pasar Komoditas di perusahaan bernama Dominick and Dominic LLC. Setelahnya, ia juga berhasil menjadi trader dan broker di Shearson Hayden Stone, tapi karirnya berakhir karena ia memiliki masalah dengan atasannya sendiri. Setelah itu, Ray memutuskan untuk membuka perusahaan miliknya dan berjanji bahwa ia tidak akan mau lagi bekerja untuk orang lain. 

Dengan perusahaan yang baru ia dirikan, untuk beberapa waktu, semuanya berjalan dengan lancar dan kinerjanya sangat baik dalam mengatur modal dari pada investor. Sampai pada saat ia menyadari, bahwa suatu waktu, ekonomi dunia bisa saja memburuk dan akan mempengaruhi pasar yang ada. Dia sangat bersemangat dengan apa yang dia kerjakan saat itu sampai ia tidak mengantisipasi hal buruk yang bisa terjadi kapan saja. Ray akhirnya kehilangan modalnya dalam jumlah yang sangat besar, sampai ia harus memberhentikan semua pegawainya. Ia harus memulai lagi perusahaan tersebut dari awal dan pada saat itu ia hanya mampu bekerja dari dapur rumahnya sendiri. Tidak hanya itu, Ray juga harus meminjam $4000 dari ayahnya untuk membiayai keluarganya, karena ia tidak memiliki uang sama sekali. Setelah kejadian buruk yang menimpanya, Ray akhirnya mendapat pelajaran dari kesalahan yang ia buat. Ia memulai lagi karirnya dari awal sampai akhirnya dia bisa mendapatkan lagi kepercayaan para investor untuk kembali menginvestasikan modalnya pada Ray. Sejak saat itu, perusahaannya berkembang dan sukses menjadi salah satu pengelola investasi global terbesar di dunia. 

Kisah selanjutnya berasal dari trader bernama Paul Tudor Jones dan lelaki ini juga menemukan ketertarikannya di dunia Finansial. Ia adalah manager dari salah satu perusahaan pengelola investasi global di Amerika, yang akhirnya mendirikan perusahaannya sendiri bernama Tudor Investment Corporation yang khusus bergerak di bidang Pengelolaan Aset. Sebelum ia mendirikan perusahaan tersebut, pada saat ia baru saja lulus kuliah, dia sempat meminta sepupunya untuk mengenalkannya pada dunia investasi dan sejak saat itu ia memulai karirnya menjadi Broker Komoditas dan menjadi salah satu Trader Katun terbesar di dunia. Salah satu trader yang hebat akhirnya mempekerjakan Paul dan mau mengajarnya untuk menjadi seperti dia. Namun, akhirnya ia juga memecat Paul karena pada suatu ketika, Paul tertidur di meja kerjanya setelah ia sibuk berpesta pada malam sebelumnya. Untungnya, Paul sudah cukup memiliki ilmu dan pengetahuan dalam bidang tersebut. Setelah ia dipecat, ia sukses menjadi Bendahara di New York Stock Exchange dan pada akhirnya menjadi pemimpin disana. 

Dengan pemahaman yang telah Paul miliki tentang Pasar dan Investasi, dia akhirnya memulai untuk membangun perusahaannya sendiri. Di awal karirnya, ia hanya mendapat 2 client saja. Satu adalah sepupunya yang telah mengenalkannya pada dunia investasi, dan satunya lagi adalah mantan atasannya yang dulu memberhentikannya karena dia tertidur di meja kerjanya.

Dari kisah diatas, hal yang sama-sama dimiliki oleh kedua lelaki ini adalah mereka pernah mengalami masa dimana mereka harus belajar dan mengerti tentang keadaan pasar. Mereka mengerti bahwa jika mereka memiliki strategi yang tepat, dengan berjalannya waktu mereka akan mendapatkan keuntungan yang konsisten dari pasar yang ada. Lalu, mereka juga dapat mempertahankan keuntungan tersebut dan terus melipatgandakan modal yang diberikan oleh Client. Dengan hal ini, mereka tidak hanya mendapat keuntungan materi, tetapi mereka telah berhasil membuat reputasi yang baik. Pada akhirnya, dengan reputasi baik yang telah mereka miliki, akan mendatangkan keuntungan terus menerus untuk mereka dan juga untuk Client tersebut. Ini adalah bisnis yang mereka lakukan, karena para lelaki ini sudah menguasai “permainan” itu sendiri. Mereka mengerti bahwa ada beberapa cara untuk mengerti keadaan pasar, mengetahui kapan harus berinvestasi, dan kapan mereka harus menarik modal dan berhenti. Para lelaki ini memiliki akses kepada informasi yang sama dengan apa yang kita terima, tetapi mereka telah menghabiskan banyak waktu untuk belajar memahami keadaan pasar tersebut. Jadi, kita tidak bisa memulai trading dan langsung mengharapkan untuk menghasilkan banyak keuntungan. Ada beberapa trader yang mungkin bisa menghasilkan keuntungan yang banyak, tetapi pasti mereka juga akan mengalami kekalahan yang banyak pula karena terkadang, pasar bisa saja menuju ke satu arah dan kita bisa menghasilkan keuntungan hanya dengan mengikuti trend yang ada. 

Kisah terakhir adalah cerita dari salah satu trader yang juga layak untuk diketahui, ia bernama Larry Williams. Trader ini sebenarnya memiliki pengalaman yang sedikit berbeda dengan dua trader yang telah dibahas sebelumnya. Larry memiliki latar belakang dan kehidupan yang normal sebelum ia terjun ke dunia trading. Ia memulai karirnya sebagai reporter keuangan setelah dia menyelesaikan pendidikannya. Karena pekerjaannya yang mengharuskannya untuk terus mengetahui tentang informasi keuangan dan pasar, ini pada akhirnya memunculkan ketertarikannya dalam dunia trading. Dia mulai belajar mengenai trading dari buku – buku yang ada. Selain itu, dia juga memanfaatkan posisinya sebagai reporter keuangan, untuk bertemu para trader – trader yang sangat sukses dan belajar langsung dari mereka. Larry sangat dikenal dengan kehebatannya ketika ia mengikuti kompetisi trading bernama Robbins Cup, dimana ia memenangkan $10000 sampai satu juta dollar dalam kurun waktu satu tahun. Ini adalah hal yang sangat jarang diraih oleh para trader dan pada akhirnya membuat reputasinya meningkat. Setelah itu, dia akhirnya membuat indikator tradingnya sendiri, William %R dan ia juga mulai menjadi mentor bagi orang yang ingin mengetahui tentang cara-cara trading.

Larry telah berkontribusi kepada dunia tentang Day Trading (Intraday) dan juga di waktu yang sama, ia telah menemukan teorinya sendiri tentang bagaimana musim – musim dalam satu tahun dan hari – hari dalam satu minggu dapat mempengaruhi harga di Pasar Saham. Dia mengembangkan beberapa indikator yang dapat kita gunakan hingga saat ini, seperti; Oscillator, R% dan COT, ini adalah indikator untuk menganalisa sentimen Pasar.

Salah satu hal terbesar yang dipelajari oleh Larry sebagai trader yang ingin berkembang adalah pentingnya mencari orang yang sudah mengerti tentang pasar, mendengar dari mereka, dan juga belajar dari orang – orang yang sudah memiliki reputasi yang baik. Dia belajar untuk menjadi trader yang rendah hati karena, bahkan trader yang sangat sukses pun akan tetap memiliki keraguan terhadap dirinya sendiri. Jadi, mereka tidak akan mengambil resiko yang sangat besar tetapi, mereka hanya mengambil resiko yang cukup untuk bermain dengan sebaik baiknya, dan di waktu yang sama juga akan tetap memperhitungkan resiko yang ada. Pada akhirnya, trader ini tidak akan pernah kehilangan lebih dari yang dia ingin keluarkan. Jadi dia tidak perlu menghabiskan waktu untuk menenangkan diri, pada saat ia menghadapi kekalahan. Ia akan terus melihat kedepan dan fokus untuk mencapai tujuan akhir seperti apa yang direncanakan dari awal.

Seperti yang bisa kita lihat dari beberapa kisah trader diatas, mereka memulai semuanya dari tidak memiliki apapun. Lalu mereka berkembang dan membuat reputasi yang baik dengan cara bekerja keras, demi untuk memahami tentang Pasar yang ada. Kita bisa melihat bahwa untuk mengerti Pasar, dapat kita samakan dengan belajar di bangku kuliah. Ketika kita ingin masuk kuliah kedokteran, kita tidak memulai pelajaran dengan langsung mengoperasi manusia, pastinya hal itu dapat kita lakukan setelah beberapa tahun pembelajaran. Kita harus memiliki pemahaman yang sangat jelas tentang bagaimana caranya melakukan operasi untuk manusia, karena untuk benar benar mengerti dan menguasai apa yang kita lakukan diperlukan waktu yang lama. Ketika orang mulai belajar untuk investasi, salah satu prinsip yang salah yang mereka pegang adalah mereka tidak mau untuk kehilangan uangnya. Bayangkan saat orang melanjutkan pendidikannya ke Universitas atau jika ingin ikut kursus, mereka harus membayar untuk pelajaran tersebut. Sama halnya dengan trading, pada saat kita kalah dan kehilangan uang, coba untuk menghitung itu sebagai harga yang telah kita bayar atas pelajaran yang baru saja kita dapat. Pelajaran yang telah kita alami itu akan terus kita ingat, dan pada akhirnya kita akan tau apa yang harus kita lakukan kedepannya. Kita harus paham bahwa kekalahan adalah salah satu bagian dari bisnis dan kita akan terus berkembang dari itu, untuk menciptakan reputasi yang baik di dunia investasi ini. Ketika kita memiliki strategi dan cara yang unik, itu dapat membuat kita melakukan lebih baik dari apa yang orang lain lakukan. Sampai pada akhirnya kita bisa membuat perusahaan kita sendiri atau pengelola investasi global sendiri, yang mampu mengatur keuangan dari para client kita. Hal ini akan memberikan dampak yang besar kepada kehidupan orang lain dan juga untuk kita sendiri. Kita harus mengingat kembali apa alasan kita melakukan hal ini pada awalnya; seperti kita ingin mendirikan bisnis kita sendiri atau juga ingin bebas dari pekerjaan yang tidak kita sukai.

Karena, setelah kita mengerti bagaimana cara trading, kita akan mengerti bahwa kemampuan ini hanya datang dari kerja keras. Itu lah yang dilakukan oleh para trader di atas untuk mendapatkan apa yang mereka miliki saat ini. Mereka tidak memulai segalanya dari kekayaan yang melimpah, tetapi mereka telah mengalami banyak situasi yang sama, dimana mereka mengalami kekalahan dan harus menahan diri, lalu mereka tetap bisa mulai lagi untuk melangkah kedepan. 


Back to top button